Catatan

Menunjukkan catatan yang berlabel Puisi-Puisi

Sujud Maaf Buat Ibu

Imej
Sujud Maaf Buat Ibu |Kita semua tak kira siapa dan dimana kita berada,tak kira pangkat mahupun darjat,adanya kita disini kerana insan bergelar IBU yang bersusah payah mengandung dan melahirkan kita. Jadi,bersempena hari ibu ini,marilah kita semua sama-sama renungkan kembali,selama ini apakah yang telah kita lakukan diatas segala jasa dan pergorbanan ibu kita.. Dan kiranya ada salah dan silap kita terhadap ibu,marilah kita memohon ampun dan maaf semoga hidup kita akan lebih diberkati. Untuk semua,rakan-rakan dan pembaca,hari ini saya paparkan sebuah puisi spontan yang saya nukilkan dengan harapan setidak-tidaknya dapat dijadikan sebagai renungan yang berguna.. Berikut puisi dari saya: Sujud Maaf Buat Ibu telah kupeluk bulan purnama lama tersimpuh diatas riba silau mata dibias cahayanya namun tak pernah sama pancar senyum ibu tercinta menyuluh jiwa raga pabila malam hitam datang tak terduga menggelapkan ruang hidup seorang anak telah kupetik bintang angkasa lama tersemat dimuka dada sila...

Catatan Bahagia

senyum tika berduka senyum tika terluka senyum tika kecewa senyum tika melara senyum tika sengsara senyum tika terseksa gembira tanpa airmata gembira tanpa keluhan gembira tanpa sesalan biarkan hati berkelana biarkan jiwa mengembara ke ruang diri tanpa meminta tanpa mengharap tanpa merayu pada sesiapa biarkan diri belajar mengenal sanubari rasa walau tanpa kata akal dan minda tahu bersuara bahagia bukan dimana-mana bahagia tak perlu dicari bahagia itu didalam diri hanya terlindung dikaburi nafsu duniawi yang bermaharajalela oleh alpanya jiwa mengemis cinta dan kasih sesama manusia dijalanan sementara sedang diseberang sana taman indah setia menanti kunjungan kita bahagiaku rindu padaMu bahagiaku kasih padaMu bahagiaku sayang padaMu bahagiaku ketika ingat padaMu kala aku merana ditikam sembilu dosa bahagiaku saat ku bersujud memohon keampunanMu dan bahagiaku bila kutau cintaMu tak pernah luntur pada pencinta yang alpa engkaulah bahagiaku ...

Biarkan Bulan Berdarah

Telah kutikam bulan dilangit ketika engkau tiada disisi dan aku lihat darahnya menitis jatuh ke tanah impiku Telah ku tahu penghujungnya antara kelam malamku dan hitam langit rindu tiada muncul bayang dirimu kekasih, lalu biarkan bulan berdarah dari tikaman aku yang kecewa hingga bila pun aku luka tak ku kenal lagi cahaya kasih rindu dan cinta engkau yang berdusta.

Sajak Buat Ayah

Sudah terlalu lama tangan tuamu tak ku salam aku hampir lupa betapa ia kasar dan berurat biru Ayah, terimakasih atas kudratmu tak mengenal payah tak mengendah lelah tanpa ragu tanpa jemu menjadikan aku seorang lelaki seperti hari ini. Ayah, dari jauh ku pohon maaf, lama dirantau aku bagai lupa pada uban dirambutmu sesungguhnya aku rindu ingin mendengar suaramu aku tahu masih seperti dulu lembut tapi tegas menasihati aku yang nakal dan malas ke sekolah. Ayah, aku benar ingin pulang menyalami tangan tuamu yang tak pernah menampar tapi membelai walau aku seringkali ponteng mengaji Al-Quran. Aku benar ingin pulang untuk bertemu dan kembali seperti dulu mendengar setiap nasihat teguran dan ajaranmu.

puisi tanpa nada

inginku lena diulit rindu dicelahan bayangan diri tanpa mimpi mimpi kelabu meronta diruang asmaramu walau melodi dodoiku tak sesempurna kayangan citaku walau puisi yang kudamba membisu dalam keasingan dan jasad kasih lesu diperdaya dusta dicerca cuba aku adalah arjuna sumpah cinta dari segala dewata rasa biar aku terus begini hingga tiba saatnya purnama jatuh terhempas ke tanah luka berkecai menikam sukma.

Cinta Masih Ada

memangnya aku tahu saat kau senyum padaku ada calitbenci diulas bibir dan aku akur tiada pun bergetar sukmaku memangnya aku tahu saat ku pegang tanganmu ada gerakmuak dijemari mu dan aku akur tiada pun berdetik hatiku memangnya aku tahu saat kau bicara denganku ada ritmajelek dihujung suara dan aku akur tiada pun mesra kasihku memangnya aku tahu saat kupeluk dirimu ada gegarbantah digerak badanmu dan aku akur tiada pun berahi asmaraku memangnya aku tahu dan aku akur walau kita takkan lagi bertemu aku tetap disini kerna cinta masih ada pada mu. ~ilham spontan~ cleverspider55 a.k.a alam1cinta

Catatan Luka (2)

kutulis catatan ini pada hitam langit mimpi penanya rembulan tanpa sinaran tintanya bintang bintang tiada kerdipan tentang darah darah airmata esakan kangen yang luka tangisan penantian yang lama kekasih,akulah seorang kekasih sendiri memapah hati yang parah sakit tak berdaya meraba di malam hidup yang gelita mencari menanti dan menanti engkau tak kunjung tiba mengimpi menanti dan menanti engkau membawa penawar cinta agar sembuh segala luka mengharap menanti dan menanti engkau memberi cahaya asmara agar malam hidupku menjadi siang cerah. ~ilham spontan~ cleverspider55 a.k.a alam1cinta

~Catatan Luka~

titis titis luka menitis menitis dari urathati bersebati dengan titis titis airmata menutupi rindu yang lama ku tatang kau pergi pergi dari sisi pergi dari kasih yang kau ciptakan padaku pergi dari cinta yang kau ujudkan padaku tanpa tanda tanpa kata tanpa bicara kasih kasih kasih bukan aku merayu bukan aku meminta tapi aku kini buta tanpa tujuhala bila kau tiada bila begini aku bukan aku jiwaku entah dimana hatiku tak berhenti menitis titis titis luka luka luka luka bila kau tiada bila kau tiada. ~ilham spontan~ cleverspider55 a.k.a alam1cinta

~Perempuanku Menangis~

perempuanku menangislah biarkan airmatamu meresap ke rongga hati membasuh noda darah menutup perit luka perempuanku menangislah biarkan airmatamu melimpah ke lubuk jiwa menenggelamkan harap mimpi yang di guris perempuanku menangislah biarkan airmatamu mengalir ke ubun minda menghakis ingat kasih yang di hiris perempuanku menangislah biarkan airmatamu menyusur ke kolam rasa membuang kata setia yang di dusta perempuanku menangislah biarkan airmatamu membanjiri laut hatiku ku buka seluasnya untukmu tanpa janji tanpa asmara sekadar tulus cinta perempuanku menangislah semahu mahu mu sungguh aku rela biar berkurun masa mahu menunggu pasti menanti saat dan tika engkau senyum semula ~ilham spontan~ cleverspider55 a.k.a alam1cinta

Perempuan

Sejam yg lalu,waktu berehat dibangku sebuah pasaraya..melintas seorang perempuan didepanku..semerbak harumannya,apa brand taklah aku tahu,one drop,aura atau brand luar mungkin,tapi..yang pasti wangi menggoda,bila ku pandang terpegun aku,wahh!perfect..bentuk,ukuran badan,raut wajah,gaya jalan,senyum menawan..sukar nak digambarkan kecantikan ciptaan Tuhan..Lama ku menatap hinggalah hilang dari pandangan..Tiba-tiba terdetik dihati,mindaku pun menerawang..mengarang bait2 puisi spontan tentang.... ~Perempuan~ (yang aku mahu) bagai tiup bayu di dingin pagi mendodoi lena mengulik anganan dan bias mimpi bagai pancar mentari di panas tengahari menghangatkan rasa membarai berahi dan api asmara bagai desir angin di hening petang menyatu kicau beburung melagukan rindu dan ritma kasih bagai merah ufuk di langit senja menyuram warna resah menduga percaya dan kata setia bagai sinar bulan di gelap malam mengilau cahaya menyuluh ruang noda dan kelam dosa perempuan (yang aku mahu) bagai titis embun di b...

~Antara Kiasan Mimpi dan Puisi Realiti~

kiranya hembus bayu menyentuh tirai riamu itulah sapa rinduku berkurun diam dan kelu mengintai dari jauh cuba berbisik ke hati kudus mu tentang melodi sunyi tentang irama lara satu cinta yang terbiar dilitupi debu debu duka pada kembara rasa tiada penghujungnya kiranya desir angin menyusup ke kamar bahagia mu itulah ingin anganku berabad resah dan pilu menunggu engkau tersenyum pada kata tak bernoktah pada bicara tak bergema satu kasih yang tersisih terhumban ke onak onak luka pada impian cita tiada penentunya kiranya engkau tahu dulu kini dan selamanya ku benar ingin menyayangimu memeluk jiwamu jadi milik ku pun sering aku kaku keliru dalam mangu bingung dan ragu antara kiasan mimpi antara puisi realiti ku lihat engkau di singgahsana mu dan aku tetap terperosok dilembah derita lubuk kecewa gersang kontang hidup ku ~ilham rasa cleverspider55 a.k.a alam1cinta *akan datang.. perempuan yang...